Tips Agar Anak Menjadi Cerdas - Tips Sehat Dan Cantik

Terbaru!

Post Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, 18 March 2017

Tips Agar Anak Menjadi Cerdas

Tips Agar Anak Menjadi Cerdas
Menjadikan anak lebih cerdas adalah keinginan setiap orang tua. Ada tips yang harus diperhatikan sehingga membentuk anak lebih cerdas dibandingkan dengan temannya menjadi sangat mungkin.

Menjadikan anak lebih cerdas adalah tidak sulit bila tips berikut ini benar-benar diperhatikan dan dipraktekkan. Peran orang tua memang sangat penting agar si buah hati menjadi lebih cerdas. Bila Anda menginginkan si buah hati menjadi cerdas maka jangan hanya diam, tetapi lakukan sesuatu yang berupa upaya menuju keinginan Anda tersebut.

Mempersiapkan anak agar otak dan sikapnya berkembang positif adalah hal sangat penting dan harus dikerjakan para orangtua. Disamping memberikan ilmu, para orangtua juga harus dapat menciptakan situasi belajar yang kondusif untuk anak.

Bila Anda menginginkan anak menyukai kegiatan belajar dan berkembang menjadi lebih cerdas, maka Anda perlu melakukan tips berikut ini:

Menanamkan cinta belajar pada anak

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menanamkan cinta belajar pada anak. Untuk hal ini Anda tidak cukup hanya dengan berharap bahwa anak Anda mampu belajar dengan baik, sementara Anda hanya duduk di sofa sambil menyaksikan drama kesukaan. Sebagai orang tua, Anda harus memberi contoh. Misalnya dengan banyak membaca buku, mengajak anak ke toko buku atau perpustakaan, memberikan hadian buku dan sebagainya. Bila perlu menonton tayangan TV maka pilihlah acara yang memacu daya piker dan kreatif anak. Sebagai contoh adalah dengan menonton program berita atau film dokumenter. Selain itu, Anda bisa menyewa film tentang pendidikan.

Baca Juga : Beberapa Alternatif Cara Melangsingkan Tubuh


Jika anak masih sangat kecil, Anda bisa membacakan dongeng menjelang tidur. Bila anak telah dapat membaca, Anda dapat meminta mereka untuk membaca buku dongeng atau bacaan lain dengan suara keras di hadapan Anda. Anda juga dapat melatih anak lebih suka belajar dengan mengajaknya pergi ke museum, kebun binatang, atau tempat-tempat bersejarah.

Jadikan setiap kegiatan sebagai bahan pembelajaran

Anak bisa belajar dari semua kegiatan sehari-hari. Misalnya kegiatan membersihkan rumah. Dengan kegiatan tersebut, anak memperoleh kesempatan untuk belajar tentang kedisiplinan dan hal lain yang positif. Kegiatan yang dikerjakan secara bersama-sama dengan melibatkan orangtua dan anak serta diimbangi dengan kualitas komunikasi yang baik akan menjadi media pembelajaran bagi anak.

Membiasakan anak untuk bermain sambil belajar

Setiap anak suka bermain. Yang harus Anda perhatikan adalah memberikan permainan yang tidak sekedar menyenangkan, tetapi juga harus bermanfaat dan dapat berdampak pendidikan bagi anak. Oleh sebab itu, sebagai orangtua, Anda harus memberikan permainan yang dapat memacu tumbuh kembangnya aspek kognitif, afektif dan psikomotorik anak.

Baca juga : Cara Cerdas Memilih Krim Malam


Untuk perkembangan aspek kognitif, Anda perlu memperkaya lingkungan anak dengan benda-benda (mainan) yang dapat mengembangkan kreativitasnya dan menjauhkan anak dari permainan elektronik, serta video game. Sementara untuk aspek afektif, Anda perlu melatih anak untuk bersikap postif. Misalnya dengan melatihnya untuk bersalaman, cium tangan, memberikan sedekah, meminta dan member maaf dan sebagainya.

Dan untuk mengembangkan kemampuan psikomotorik anak, Anda perlu mengajak anak melakukan permainan sederhana, seperti petak umpet, lompat tali, memanjat, melempar dan menangkap bola, berlari, dan sebagainya.

Untuk mengembangkan daya imajinasi anak, Anda dapat mengajaknya bermain peran. Hal yang dapat Anda lakukan adalah bermain dengan memerankan diri sebagai dokter dan pasien, guru dan murid atau peran lainnya. Permainan ini selain dapat membantu tumbuh kembangnya daya imajinasi anak, ternyata juga bisa meningkatkan keterampilan sosial, bahasa, kepercayaan diri, serta pemecahan masalah pada diri anak.

Menyediakan makanan bergizi untuk anak

Semua hal yang anda lakukan di atas harus ditunjang dengan sarana ketercukupan gizi. Disamping menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menarik, Anda pun harus memenuhi kebutuhan gizi anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.

No comments:

Post a comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here