5 Tips Mendidik Anak Mengatasi Konflik dengan Bijak - Tips Sehat Dan Cantik

Terbaru!

Post Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, 1 August 2017

5 Tips Mendidik Anak Mengatasi Konflik dengan Bijak

5 Tips Mendidik Anak Mengatasi Konflik dengan Bijak - Anak-anak kita terkadang terlibat konflik dengan orang lain (baca: teman). Ini fakta bahwa anak-anakpun bisa punya masalah dengan teman bermainnya. Hal ini jangan dianggap remeh. Setiap masalah yang anak-anak kita hadapi, selayaknya para orang tua mengajarkan bagaimana cara mengatasi dan menyelesaikannya. Cara-cara yang diajarkanpun harus mendidik dan mendewasakan. Hal ini penting, mengingat ada sebagian orang tua yang justru mengajarkan anaknya dalam menyelesaikan masalah menggunakan jalan pintas.

Memberikan cara mengatasi konflik sejak dini kepada anak adalah sesuatu yang penting. Tentu saja hal ini berguna untuk membangun kemahirannya dalam menyelesaikan setiap masalah saat ia dewasa kelak. Pendidikan penyelesaian masalah yang kita berikan akan dapat membentuk pribadi anak untuk tidak menjadi pihak yang diam, menerima, pasrah, dan cenderung lari menghindari masalah yang dihadapi.

Berikut ini adalah beberapa tips dalam mengajarkan anak dalam mengatasi masalah mereka yang diberikan oleh Info Kesehatan dan Info Kecantikan :

1. Gali masalah dari sudut pandang anak

Selayaknya orang tua menggali informasi sejelas-jelasnya dengan mendengarkan saat anak menceritakan apa penyebab konflik tersebut serta cara pandang mereka tentang masalah yang ia hadapi. Setelah jelas, pikirkan cara yang dapat membantu anak dalam menyelesaikan masalah tersebut dari berbagai macam sudut pandang.

Orang tua harus bijak. Artinya, melihat konflik yang dihadapi anak tidak hanya dari sudut pandang anak sendiri, tetapi juga memahami dari sudut pandang anak lain yang menjadi "lawan" konflik. Bila tidak demikian maka sama saja kita mengajarkan kepada anak kita untuk menang sendiri dan itu tidak mendidik dalam menyelesaikan konflik.

2. Jelaskan pro dan kontra

Anak adalah anak. Seorang anak akan sulit memahami dampak jangka panjang dari tindakan yang dilakukan oleh orang lain. Maka menjelaskan sisi positif dari penyelesaian masalah adalah penting bila dibandingkan dengan hanya membiarkan masalah tersebut berlalu. Beri penjelasan kepada anak Anda untuk
mengetahui bahwa bersembunyi dari setiap masalah tidak akan membuat masalah tersebut selesai dengan baik.

3. Bantu memilih kata

Peran orang tua dalam proses mendidik anak dalam menyelesaikan konflik dengan teman dapat berupa mengajarkan bagaimana memilih kata yang tepat dan bagaimana pula cara berbicara yang benar agar masalah dapat terselesaikan dengan baik dn tidak bertambah panjang.

4. Jelaskan skenario terburuk

Orang tua dapat memberikan gambaran situasi terburuk yang akan dihadapi anak dalam menyeleaikan konfliknya dengan teman. Oleh karena itu, orang tua dapat memberikan tips pada anak tentang bagaimana cara memasuki sebuah situasi yang menegangkan.

5. Ajarkan nilai-nilai kata 'maaf'

Yang tidak kalah pentingnya dalam proses mendidik anak ketika menyelesaikan masalahnya dengan teman adalah melatik untuk tidak sulit meminta maaf dan memberikan maaf. Memberikan pemahaman tentang kedahsyatan kata maaf perlu ditanamkan sejak dini kepada anak.

Kata maaf perlu diajarkan kepada anak sejak dini karena mengingat konflik sekarang ini betapa eskalasinya terus naik dan mereka cenderung melupakan kata maaf. Maka mengajarkan meminta maaf dan memberikan maaf kepada anak adalah sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan kepada anak.

No comments:

Post a comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here